Tembus Rp5 Triliun, Investor Dubai Siap Eksekusi Proyek Mini Refinery di Jepara Sebelum Akhir Tahun

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Sep 2026 13:11 6 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Investor kawakan asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), kembali melirik potensi ekonomi Jawa Tengah. Kali ini, pengusaha asal Timur Tengah tersebut membidik proyek strategis pembangunan kilang minyak mini (mini refinery) di Kabupaten Jepara dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp5 triliun.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengunci kesepakatan awal tersebut usai menggelar pertemuan tatap muka dengan calon investor Dubai di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Kedua pihak menjadwalkan penandatanganan kerja sama resmi sekaligus mengeksekusi proyek ini sebelum penutupan tahun 2026.

“Mereka tertarik investasi mini refinery di wilayah Jepara,” kata Luthfi usai pertemuan.

Merujuk pada pemaparan calon investor, Luthfi menerangkan bahwa fasilitas mini refinery tersebut sanggup mengolah minyak mentah menjadi pelbagai produk turunan energi. Ia optimistis kehadiran kilang minyak ini bakal memperkokoh kemandirian dan ketercukupan pasokan energi di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Rekam jejak Uni Emirat Arab sebagai salah satu penanam modal utama di Jawa Tengah memang tergolong kuat. Dalam kurun lima tahun terakhir saja, total investasi pengusaha UEA di provinsi ini telah menembus angka Rp13 triliun.

“Itulah Jawa Tengah, di saat dunia global yang tidak menentu, Jawa Tengah masih menjadi tujuan investasi, termasuk di Dubai yang hari ini datang,” ucap Luthfi.

Perwakilan investor Dubai, Talal Ourfali, menegaskan bahwa ketertarikan kelompoknya berdasar pada prospek pasar Indonesia, khususnya Jawa Tengah, yang sangat menjanjikan untuk industri pengolahan minyak mentah.

“Di Indonesia masih kurang untuk mini refinery, padahal kami melihat ada potensi bagus. Kita mau bangun mini refinery dengan kapasitas mulai 10 ribu barrel per hari, targetnya nanti sampai 30 ribu barrel per hari. Insya Allah tempatnya di Jepara dan akan mulai segera sebelum akhir tahun. Nilai investasinya sekitar USD200 juta atau Rp5 triliun,” katanya.

Selain meraup investasi energi, Gubernur Ahmad Luthfi memanfaatkan agenda di Jakarta untuk memperkuat diplomasi budaya dan pariwisata bersama Konsul Kehormatan RI di Gdańsk, Polandia, Mirosław Wawrowski.

Kedua tokoh ini mematangkan rencana pembangunan kawasan Little Indonesia di destinasi wisata Dolina Charlotty, Polandia. Setelah sukses meresmikan kompleks budaya Bali, pengelola kawasan berniat membangun kompleks budaya Jawa sebagai wahana promosi wisata Indonesia di kawasan Eropa Timur.

“Itu menjadi bagian promosi budaya dan pariwisata Indonesia di Polandia. Kompleks Bali sudah selesai dibuat dan rencana akan membangun kompleks Jawa. Untuk detailnya nanti saya akan berkunjung lagi ke Jawa Tengah,” ujar Wawrowski saat bertemu Ahmad Luthfi.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA