Wali Kota Agustina Ajak Warga Semarang Jadi Tuan Rumah Terbaik untuk MTQ Nasional XXXI 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 26 Jun 2026 15:12 4 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Kota Semarang terus mengobarkan semangat untuk menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Acara peluncuran maskot, logo, dan tema resmi yang berlangsung di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada Kamis (25/6) menandai langkah awal gerakan bersama untuk menyelenggarakan ajang keagamaan terbesar di Indonesia ini.

Memegang peran sebagai tuan rumah utama, Pemerintah Kota Semarang tidak sekadar menyiapkan sarana dan prasarana fisik. Pemerintah juga aktif merangkul seluruh elemen masyarakat agar turut mengambil bagian dalam menyukseskan perhelatan MTQ Nasional pada September 2026 mendatang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendorong warga agar menjadikan MTQ Nasional XXXI sebagai kebanggaan bersama. Ia berharap ajang ini bisa menjadi momentum berharga untuk memperlihatkan karakter Kota Semarang yang religius, ramah, dan selalu mengedepankan semangat gotong royong.

“MTQ Nasional bukan hanya milik pemerintah atau peserta yang akan berlomba. Ini adalah hajatan seluruh masyarakat Kota Semarang. Saya mengajak seluruh warga supaya menjadi tuan rumah yang baik, menjaga kebersihan kota, memberikan pelayanan yang ramah, serta ikut menyambut para tamu dari seluruh Indonesia dengan penuh kehangatan,” ujar Agustina Kamis (25/6).

Agustina menilai peluncuran identitas visual tersebut menyimbolkan awal perjalanan besar menuju perhelatan pada September nanti. Ketiga elemen itu tidak sekadar tampil sebagai pemanis visual, tetapi turut merepresentasikan semangat kebersamaan, syiar Islam yang moderat, serta optimisme Jawa Tengah dan Kota Semarang dalam menghadirkan acara nasional yang berkualitas.

Pemkot Semarang pun membulatkan komitmen untuk mendukung penuh seluruh tahapan persiapan. Dukungan ini mencakup peningkatan infrastruktur fisik, pemantapan lokasi acara (venue), optimalisasi pelayanan bagi para kafilah dan tamu undangan, hingga ajakan untuk memperkuat partisipasi publik.

“Kami ingin seluruh masyarakat ikut merasakan semangat MTQ Nasional. Mari kita sukseskan bersama agar para tamu membawa pulang kesan bahwa Semarang adalah kota yang nyaman, toleran, bersih, dan selalu menyambut siapa pun dengan hati yang terbuka,” katanya.

Ajang MTQ Nasional XXXI tidak semata-mata membawa misi syiar keagamaan, tetapi juga menyimpan potensi manfaat yang luas bagi warga sekitar. Kedatangan ribuan peserta, pendamping, hingga tamu dari berbagai provinsi pastinya akan memutar roda perekonomian lokal, terutama pada sektor UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Kesuksesan MTQ bukan hanya diukur dari lancarnya perlombaan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai kesempatan bersama untuk menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan potensi terbaik Kota Semarang kepada Indonesia,” tambah Agustina.

Mengutip perkiraan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sekitar 8.000 kafilah akan meramaikan gelaran ini. Kehadiran ribuan tamu tersebut membuka peluang emas bagi Kota Semarang untuk memamerkan citranya sebagai destinasi kegiatan nasional yang aman, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyoroti fungsi MTQ Nasional sebagai sarana untuk membangun peradaban Qurani di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia turut memberikan apresiasi tinggi atas keseriusan serta kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang dalam mempersiapkan acara ini.

Peluncuran identitas resmi ini mengawali rangkaian perjalanan panjang menuju MTQ Nasional 2026. Pemkot Semarang menaruh harapan besar agar semangat kebersamaan ini terus menggema, sehingga seluruh elemen masyarakat mampu bersatu padu menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, lembaga keagamaan, pelaku usaha, komunitas, dan warga, Kota Semarang memupuk rasa optimis untuk mencetak sejarah manis. Target utamanya adalah meraih kesuksesan dalam penyelenggaraan, syiar, maupun pelayanan, serta meninggalkan kesan positif yang mendalam bagi setiap tamu yang menjejakkan kaki di Ibu Kota Jawa Tengah.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA