Wali Kota Agustina Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan Direksi BUMDNALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa pengangkatan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Semarang dilakukan tanpa praktik jual beli jabatan.
Penegasan itu disampaikan saat pelantikan Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, untuk masa jabatan 2025–2029 di Balaikota Semarang, Senin (26/1).
Agustina menyebut jabatan Direktur PT Taman Satwa Semarang memiliki peran penting karena Semarang Zoo bukan hanya tempat wisata, tetapi juga sarana edukasi dan konservasi satwa. Karena itu, proses pengisiannya dilakukan secara hati-hati dan profesional.
“Proses pengisian jabatan ini dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai aturan. Karena kehati-hatian itu, prosesnya memang memakan waktu,” ujar Agustina.
Ia juga menanggapi isu dugaan adanya transaksi dalam pengangkatan jabatan. Agustina menegaskan bahwa praktik tersebut sama sekali tidak dibenarkan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.
“Di Kota Semarang, hal seperti itu tidak boleh ada, tidak terjadi, bahkan untuk dipikirkan pun tidak,” tegasnya.
Menurut Agustina, seluruh pengisian jabatan di masa kepemimpinannya bertujuan untuk kepentingan Kota Semarang, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Untuk menjaga integritas dalam pengambilan keputusan strategis, Pemkot Semarang menerapkan sikap kehati-hatian dan pembahasan internal yang tertutup. Seleksi juga melibatkan panitia eksternal serta lembaga independen yang memiliki kompetensi dan integritas.
Ia menambahkan, hasil seleksi direksi merupakan keputusan bersama yang dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.
Agustina berpesan agar pengelolaan Semarang Zoo ke depan lebih profesional, berkelanjutan, serta menitikberatkan pada fungsi edukasi, konservasi, dan rekreasi. Ia juga mendorong peningkatan pelayanan, kesejahteraan satwa, serta pengembangan wahana ramah anak dan keluarga dengan konsep yang lebih alami dan edukatif.
Sementara itu, Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Semarang Zoo.
“Taman satwa ini harus naik kelas. Saat ini hasil audit dari Kementerian Kehutanan masih di nilai C, dan ke depan akan kita tingkatkan bertahap menjadi B hingga A,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan fungsi konservasi, edukasi, dan rekreasi menjadi fokus utama, termasuk persiapan menghadapi libur Lebaran serta penguatan program kesejahteraan satwa. (***)