Kunjungan ke Jateng, Delegasi Jepang Puji Kehangatan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Feb 2026 17:29 10 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Kunjungan Delegasi Prefektur Shiga, Jepang, ke Jawa Tengah meninggalkan kesan positif. Selain membahas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di berbagai sektor, rombongan juga mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat sejak pertama kali tiba.

Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga, Takeshi Tominaga, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Jawa Tengah merupakan yang pertama kali. Ia pun langsung merasakan suasana hangat dari masyarakat setempat.

“Ini pertama kalinya saya datang ke Jawa Tengah. Hal yang paling terasa adalah kehangatan orang-orang di sini,” ujarnya saat menyampaikan kesan di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026).

Menurut Tominaga, sambutan ramah sudah dirasakan sejak tiba di bandara. Kesan tersebut semakin mendalam ketika rombongan mengunjungi kawasan Rawa Pening dan berinteraksi langsung dengan warga sekitar.

Ia juga membagikan pengalaman sederhana yang menurutnya sangat membekas. Saat perjalanan, kendaraan rombongan berpapasan dengan warga yang tengah menggelar kegiatan. Sopir menyapa mereka, dan warga pun membalas dengan penuh keramahan.

“Hal sederhana seperti itu sangat berkesan bagi saya. Itu menunjukkan budaya yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat hubungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Prefektur Shiga, Jepang.

Ia menegaskan, Jawa Tengah memiliki berbagai keunggulan, mulai dari masyarakat yang ramah, kondisi keamanan yang terjaga, keindahan alam, hingga kemudahan perizinan bagi investor.

“Jawa Tengah ramah, aman, dan perizinannya mudah. Kami berkomitmen memberikan kemudahan berusaha bagi para investor,” kata Luthfi.

Dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare dan jumlah penduduk kurang lebih 38 juta jiwa, Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan investasi. Potensi tersebut diharapkan dapat menarik minat investor, tidak hanya dari Eropa dan Timur Tengah, tetapi juga dari negara-negara Asia, termasuk Jepang. (*)

LAINNYA