Gubernur Jateng Tinjau Pasar Gede Solo, Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Mar 2026 14:36 34 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Menjelang Hari Raya Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan ke Pasar Gede Solo pada Rabu, 18 Maret 2026, guna memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap terkendali.

Dari hasil pantauan, aktivitas di Pasar Gede terlihat lebih ramai dibanding hari biasa. Peningkatan jumlah pengunjung terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

Dalam kunjungan tersebut, Luthfi didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BUMD pangan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB). Ia menyusuri area pasar sambil berdialog langsung dengan para pedagang.

Selain melakukan pemantauan, Luthfi juga membeli berbagai komoditas seperti kerupuk rambak, kacang panjang, jamur, hingga pete. Kehadirannya menarik perhatian warga yang antusias menyapa dan mengabadikan momen tersebut.

Tidak hanya berbelanja, ia juga memborong dagangan pedagang sekaligus membantu warga dengan membelikan sejumlah kebutuhan mereka. Suasana pun menjadi meriah dengan sambutan hangat dari masyarakat.

Di sela kegiatan, Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan meskipun pemerintah telah memiliki sistem pemantauan harga secara digital.

Menurutnya, terdapat dua indikator utama dalam menjaga stabilitas pangan, yaitu ketersediaan barang dan keterjangkauan harga.

Ia menyebutkan bahwa beberapa komoditas seperti cabai dan telur ayam ras memang mengalami fluktuasi harga. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar akibat meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Harga cabai saat ini berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram, lebih rendah dibanding sebelumnya yang sempat mencapai Rp100.000.

Sementara itu, stok bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan langkah antisipatif melalui kerja sama dengan Bulog dan BUMD pangan.

Luthfi menegaskan, apabila terjadi kenaikan harga di pasar, PT Jateng Agro Berdikari akan segera melakukan intervensi guna menstabilkan harga di lapangan.

Ia menambahkan, BUMD pangan tersebut memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok di masyarakat. (*)

LAINNYA