Peringati May Day, PMII UIN Walisongo Gelar Diskusi Buruh dan Keadilan Sosial

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Apr 2026 06:27 27 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Pengurus Komisariat (PK) PMII UIN Walisongo Semarang menggelar diskusi publik bertajuk “Merawat Api Perjuangan: Buruh, Mahasiswa, dan Masa Depan Keadilan Sosial”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (29/4/2026) di Kedai Sudut Kami, Bringin, Ngaliyan, Kota Semarang.

Acara ini menjadi ruang dialog antara mahasiswa, aktivis buruh, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan sekaligus memperkuat sinergi dalam memperjuangkan keadilan sosial di tengah tantangan zaman.

Ketua PK PMII UIN Walisongo Semarang, M. Yusrul Rizanul Muna, menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjuangan kaum buruh yang hingga kini masih relevan.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan, termasuk hak-hak buruh. Melalui diskusi ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat solidaritas antara mahasiswa dan pekerja,” ujarnya.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.IP., M.Si., perwakilan Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Widiyarto SN, serta Suryati dari Serikat Pekerja Rumah Tangga (SPRT) Merdeka.

Ketiganya membagikan perspektif mengenai kondisi ketenagakerjaan saat ini, tantangan yang dihadapi buruh, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan kebijakan yang berpihak kepada pekerja.

Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh Salman Alfarisi selaku moderator. Suasana berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan.

Melalui kegiatan ini, PMII UIN Walisongo Semarang berharap semangat perjuangan kaum buruh terus terjaga serta mampu menginspirasi generasi muda untuk turut mengambil peran dalam mewujudkan masyarakat yang lebih adil, setara, dan berkeadaban. (*)

LAINNYA