Malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang pada Jumat, 26 Juni 2026 NALARMEDIA.COM – Malam pembukaan Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang pada Jumat, 26 Juni 2026, berlangsung dengan antusiasme yang luar biasa. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan usia sudah berdatangan memadati lokasi acara. Mereka hadir untuk menikmati beragam keseruan acara tahunan ini, mulai dari pertunjukan musik, deretan stan pameran, aneka produk UMKM, sampai inovasi kreatif buatan masyarakat dan mahasiswa.
Banyak warga menganggap Jateng Fair lebih dari sekadar ajang pameran biasa, melainkan tempat rekreasi keluarga yang selalu mereka tunggu setiap tahunnya. Paustina, seorang warga Kota Semarang, sengaja mengajak suami dan anaknya datang langsung pada malam pembukaan. Ia berniat menikmati kemeriahan acara sekaligus menonton konser Ndarboy Genk yang tampil sebagai salah satu bintang tamu pembuka.
“Tiap tahun ke sini bareng keluarga,” ujar Paustina.
Paustina memilih acara ini sebagai destinasi liburan karena Jateng Fair menyajikan banyak opsi hiburan bagi keluarga dalam satu tempat yang sama. Pengunjung lainnya, Iqbar, juga menunjukkan antusiasme serupa saat hadir bersama istri dan anaknya. Iqbar melihat suasana pameran tahun ini terasa lebih meriah dan memiliki pilihan stan yang jauh lebih lengkap daripada tahun sebelumnya.
“Tadi baru masuk stand yang di Gedung Merapi. Rame sih, standnya juga cukup lengkap. Tahun kemarin juga ke sini,” katanya.
Karena tata letak dan isi pameran terlihat sangat menarik, Iqbar bahkan berencana untuk datang berkunjung lagi. Selain memikat kelompok keluarga, acara pameran ini juga berhasil menarik perhatian generasi muda yang ingin mencari inspirasi dari berbagai karya dan inovasi terbaru.
Muhammad Rifqi Al Imron, seorang mahasiswa Binus Semarang, mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Jateng Fair. Ia merasa sangat tertarik saat mengamati banyaknya pameran inovasi kreatif karya para mahasiswa.
“Pastinya seru, terutama di sini saya sebagai mahasiswa melihat banyak sekali inovasi-inovasi dari mahasiswa kampus lain. Kemudian ada dari kampus saya juga, dan banyak orang yang excited (tertarik) terhadap inovasi-inovasi para mahasiswa ini,” ungkapnya.
Rifqi menghabiskan waktunya untuk berkeliling area pameran guna mengeksplorasi beragam stan, baik stan pameran produk UMKM maupun stan hasil karya inovasi mahasiswa.
“Banyak sih tadi lihat-lihat stand. Ada beberapa mungkin dari UMKM juga, dari mahasiswa, banyak banget pokoknya,” katanya.
Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menyatakan bahwa tingginya minat masyarakat sudah tampak jelas semenjak hari pertama acara buka. Pihak penyelenggara memang sengaja merancang konsep acara tahun ini agar semua kalangan masyarakat bisa menikmatinya.
“Alhamdulillah semenjak tadi sore sudah banyak masyarakat Jawa Tengah, ibu-ibu, anak-anak, bapak-bapak semua berkunjung ke Jateng Fair 2026,” ujarnya.
Penyelenggara memasang target kunjungan sekitar 15 ribu orang setiap harinya. Mengingat acara ini akan berlangsung selama sepuluh hari penuh, Shafigh optimistis total pengunjung bisa menembus angka 150 ribu orang.
“Kami mengajak masyarakat menikmati sajian musik, pameran, inovasi, dan apa pun yang ada di sini, bahkan ada Kids Wonderland. Silakan nikmati bersama keluarga,” katanya.
Jateng Fair 2026 akan terus memeriahkan Kota Semarang mulai tanggal 26 Juni sampai 5 Juli 2026. Pengunjung tidak hanya bisa berkeliling pameran, tetapi juga bisa menonton konser musik deretan artis nasional, seperti Ndarboy Genk, Aftershine, SID, Endank Soekamti, dan Guyon Waton. Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai wahana permainan keluarga, pameran produk unggulan daerah, serta acara nonton bareng Piala Dunia 2026 hasil kolaborasi bersama TVRI Jawa Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyebut Jateng Fair sebagai momentum berharga untuk mempertemukan seluruh potensi daerah, baik dari unsur pemerintah, pelaku usaha, inovator, hingga masyarakat luas. Luthfi menilai acara ini berfungsi lebih dari sekadar hiburan, melainkan bertindak sebagai etalase besar yang memamerkan inovasi serta kekayaan potensi Jawa Tengah.
“Jateng Fair ini merupakan etalasenya Provinsi Jawa Tengah untuk dilihat, diamati, dan dikembangkan,” kata Ahmad Luthfi didampingi Sekda Jateng, Sumarno.
Melalui ajang tahunan ini, Luthfi sangat berharap sektor UMKM dan produk inovasi masyarakat Jawa Tengah bisa tumbuh semakin pesat, yang pada akhirnya akan mengakselerasi roda pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan adanya Jateng Fair diharapkan UMKM akan berkembang, produk-produk inovasi juga berkembang, dan pertumbuhan ekonomi akan menggeliat,” pungkasnya.