Resmi Dilantik Presiden Prabowo, Sudaryono Jabat Kepala Badan Gizi Nasional

waktu baca 3 menit
Rabu, 22 Jul 2026 16:12 25 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Sudaryono maju mengisi posisi pimpinan BGN untuk menggantikan Nanik S. Deyang yang sebelumnya telah mengundurkan diri.

Pemerintah mengesahkan pelantikan ini dengan berlandaskan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 yang mengatur tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

“Mengangkat Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional sisa masa jabatan 2024-2029,” demikian bunyi Keppres.

Prosesi berlanjut saat Presiden Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan. Di hadapan kepala negara, Sudaryono mengikrarkan janji untuk bekerja secara maksimal dan senantiasa menjunjung tinggi etika jabatannya.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-perundangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Sudaryono

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambung dia.

Setelah mengucapkan ikrar sumpah, Sudaryono langsung menandatangani berita acara pelantikan. Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih yang hadir memberikan ucapan selamat secara langsung.

Sudaryono mengatakan bahwa usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, dirinya akan tetap berkoordinasi dengan Nanik.

Selain itu, dia mengatakan ke depan akan mendengarkan asesmen internal, termasuk dari Wakil Kepala BGN saat ini, Agustina Arumsari, serta Trenggono.

“Ini kan kerja tim ya, bukan berarti saya sendiri yang harus beresin semua. Ini kan kerja tim, tidak ada Superman, tapi yang ada adalah superteam,” ujarnya di kompleks Istana Negara, Rabu (22/7/2026).

Dia juga tidak menampik adanya persoalan, bahkan pelanggaran, yang terjadi di BGN sebelumnya.

“Kami juga tahu itu dan kami menyesalkan itu. Sehingga kami ingin mendengarkan masukan yang konstruktif tentu saja dari berbagai pihak, termasuk salah satunya adalah dari Bu Nanik,” tuturnya.

Sebagai informasi, Nanik S. Deyang memutuskan mundur dari kursi Kepala BGN karena harus fokus menjalani pengobatan penyakit jantung. Sementara itu, Sudaryono sebelumnya mendedikasikan dirinya sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

Alasan Kuat Penunjukan Sudaryono

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membeberkan alasan utama Presiden Prabowo memilih Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif. Prasetyo menilai Sudaryono sudah sangat lama mengawal dan memahami seluk-beluk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Bapak Presiden memutuskan pengganti kepala selaku Kepala BGN adalah beliau Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026).

“Tentu dengan berbagai dasar dan pertimbangan bahwa selama ini beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program makan bergizi gratis ini,” sambungnya.

Prasetyo menambahkan bahwa Sudaryono selalu aktif berdiskusi dalam menggagas dan menyusun konsep teknis pelaksanaan program MBG yang Presiden Prabowo canangkan sejak lama. Selain itu, tugas Sudaryono selama menjabat sebagai Wamentan juga memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan kesuksesan implementasi MBG di lapangan.

“Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi menggagas dan mengonsep eh bagaimana teknis pelaksanaan makan bergizi gratis ini. Dan sebagai Wakil Menteri Pertanian tentu saja selama ini Badan Gizi Nasional yang kegiatannya adalah memberikan makan bergizi gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian,” jelasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA