Tepis Isu Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Pilih Fokus Emban Amanah Menteri Agama

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 21:53 19 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Di tengah derasnya arus dukungan untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Menteri Agama Nasaruddin Umar mengambil sikap tegas. Ia memilih menepi dari bursa pencalonan pada ajang Muktamar ke-35 NU di Jombang demi memusatkan perhatiannya menjalankan tugas sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, mengonfirmasi langsung keputusan tersebut. Ia memastikan Nasaruddin menaruh komitmen penuh untuk menuntaskan mandat pemerintahan dari Kepala Negara.

“Prof Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama,” tegas Kamaruddin di Jombang, Kamis (27/8/2026).

Klarifikasi ini sengaja Kemenag sampaikan guna merespons manuver sejumlah peserta muktamar (muktamirin) yang terus menyuarakan nama Nasaruddin sebagai kandidat kuat pimpinan tertinggi PBNU. Arus dukungan tersebut memang sempat memanaskan peta dinamika politik organisasi pada perhelatan akbar kali ini.

Menepis segala spekulasi, Kamaruddin merinci fokus utama Menteri Agama saat ini. Nasaruddin lebih memilih mengerahkan energinya untuk membina kehidupan umat beragama, merawat kualitas kerukunan masyarakat, dan memperkuat lini pendidikan keagamaan di Indonesia.

“Jadi Menag akan fokus membina umat beragama. Menag menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan muktamirin,” kata Kamaruddin.

Walau menolak masuk gelanggang kontestasi pucuk pimpinan, Nasaruddin berjanji tidak akan meninggalkan organisasi yang membesarkannya. Ia siap melanjutkan pengabdian dan khidmatnya kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama melalui berbagai peran strategis lainnya.

“Menag berharap muktamar ke-35 NU ini akan menghasilkan program dan kepemimpinan terbaik untuk masa depan ormas terbesar di Indonesia ini. Meski demikian beliau akan tetap berkhidmat untuk NU di manapun posisinya,” ujar Kamaruddin.

Sikap kesatria ini sekaligus meredam berbagai desas-desus politik yang sempat mengitari jalannya muktamar. Alih-alih larut dalam pusaran perebutan kursi nomor satu PBNU, Nasaruddin membuktikan keseriusannya memikul beban kerja birokrasi negara.

Menutup penjelasannya, Kamaruddin menjamin Kementerian Agama akan selalu membuka pintu kolaborasi lebar-lebar bagi seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan, tak terkecuali NU. Ia memandang sinergi lintas lembaga sangat krusial untuk menjaga harmoni sosial sekaligus mengakselerasi program pembangunan nasional.

“Kemenag akan terus menjalin sinergi dengan semua ormas dalam merawat kehidupan dan kerukunan umat yang menjadi fondasi penting pembangunan,” tandas Kamaruddin.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA