7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Kulit Cepat Keriput

waktu baca 4 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 13:30 25 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Keriput dan garis halus memang tidak bisa dihindari selamanya. Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami akan mengalami perubahan, termasuk kehilangan sebagian elastisitas dan kelembapannya.

Namun, proses tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia dan genetik. Kebiasaan yang dilakukan setiap hari juga dapat ikut memengaruhi seberapa cepat tanda-tanda penuaan kulit terlihat.

Paparan sinar matahari, stres, kurang tidur, pola makan yang kurang seimbang hingga kebiasaan merokok menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.

Menurut Dr. Ritika Shanmugam, Pendiri sekaligus Kepala Dermatolog dan Direktur Skin Hair Aesthetics, penuaan kulit dapat ditandai dengan munculnya garis halus dan kerutan, kulit kering dan kendur, bercak penuaan, perubahan pigmentasi hingga wajah yang terlihat lebih cekung.

“Seiring bertambahnya usia, muncul garis-garis halus dan kerutan, kulit menjadi kendur dan kering, timbul bercak penuaan (age spots) serta masalah pigmentasi, kulit tampak kusam, wajah terlihat cekung, serta munculnya garis senyum (nasolabial folds) yang tegas, kulit kendur di area rahang (jowls), dan cekungan di bawah mata,” jelasnya.

Selain kulit, tanda penuaan juga dapat terlihat pada rambut, misalnya rambut yang mulai menipis di area dahi dan pelipis serta munculnya uban.

Lantas, kebiasaan apa saja yang tanpa disadari dapat ikut mempercepat munculnya tanda-tanda tersebut?

Dikutip dari Times of India, Kamis (20/8/2026), berikut tujuh kebiasaan yang perlu diperhatikan.

1. Membiarkan Stres Terus Menumpuk

Pikiran yang terus berada dalam kondisi stres bukan hanya membuat tubuh lelah. Dalam jangka panjang, stres juga dapat memengaruhi kondisi kulit.

Stres kronis berkaitan dengan peningkatan hormon kortisol dan proses stres oksidatif yang dapat berkontribusi terhadap kerusakan komponen kulit, termasuk kolagen.

Padahal, kolagen memiliki peran penting dalam menjaga struktur dan elastisitas kulit.

Karena itu, penting untuk memiliki cara sehat dalam mengelola stres. Berolahraga, melakukan hobi, beristirahat cukup, atau meluangkan waktu untuk bersosialisasi dapat membantu.

2. Masih Merokok dan Minum Alkohol Berlebihan

Kebiasaan merokok dapat memengaruhi kesehatan kulit. Zat yang terkandung dalam rokok dapat mengganggu aliran darah sehingga pasokan oksigen dan nutrisi ke kulit ikut terpengaruh.

Merokok juga berkaitan dengan kerusakan kolagen dan elastin yang berperan dalam menjaga kekuatan serta elastisitas kulit.

Di sisi lain, konsumsi alkohol secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap dehidrasi.

Menghindari rokok dan membatasi alkohol merupakan langkah yang baik untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus mengurangi berbagai risiko kesehatan lainnya.

3. Sering Keluar Rumah Tanpa Tabir Surya

Sinar matahari memang dibutuhkan tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menjadi salah satu faktor utama penuaan kulit dari lingkungan.

Paparan UV berulang dapat memicu proses oksidatif dan merusak struktur kulit. Dampaknya dapat terlihat dalam bentuk garis halus, kerutan, perubahan pigmentasi, serta tekstur kulit yang tidak merata.

Karena itu, jangan menjadikan tabir surya sebagai produk yang hanya digunakan ketika pergi ke pantai.

Gunakan tabir surya berspektrum luas sesuai petunjuk produk dan lengkapi dengan perlindungan seperti topi atau pakaian yang menutupi kulit ketika berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama.

4. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Gula

Pola makan juga tidak boleh diabaikan jika ingin menjaga kesehatan kulit.

Konsumsi makanan dan minuman tinggi gula secara berlebihan dapat memengaruhi berbagai proses dalam tubuh yang berkaitan dengan kesehatan dan struktur kulit.

Sebaliknya, pola makan yang beragam dan seimbang membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Perbanyak buah dan sayuran dalam menu harian serta pilih sumber protein dan makanan bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi tubuh lebih terpenuhi.

5. Jarang Minum Air

Kulit yang sehat membutuhkan hidrasi yang cukup. Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit dapat terasa lebih kering.

Kondisi kulit juga secara alami berubah seiring bertambahnya usia. Produksi minyak alami kulit dapat berkurang sehingga kulit cenderung lebih mudah kering.

Meski begitu, kebutuhan cairan setiap orang berbeda. Cuaca, aktivitas fisik, usia, dan kondisi tubuh menjadi beberapa faktor yang memengaruhinya.

Jadi, pastikan tubuh memperoleh cukup cairan setiap hari tanpa harus terpaku pada satu angka yang berlaku untuk semua orang.

6. Sering Begadang

Waktu tidur menjadi kesempatan bagi tubuh untuk melakukan berbagai proses pemulihan.

Jika seseorang terus-menerus kurang tidur, kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, termasuk membuat wajah tampak lebih lelah dan kulit terlihat kusam.

Orang dewasa pada umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam. Selain mencukupi durasi, menjaga kualitas tidur juga penting.

Cobalah membuat jadwal tidur yang teratur dan mengurangi kebiasaan begadang jika tidak diperlukan.

7. Jarang Berolahraga

Olahraga tidak hanya berkaitan dengan berat badan dan kebugaran. Aktivitas fisik secara rutin juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berolahraga membantu menjaga sirkulasi darah, mendukung kesehatan metabolisme, serta dapat membantu mengelola stres.

Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, atau aktivitas fisik lain yang sesuai kemampuan bisa menjadi pilihan.

Rawat Kulit dari Kebiasaan Sehari-hari

Tidak ada cara untuk menghentikan proses penuaan sepenuhnya. Namun, bukan berarti kesehatan kulit tidak bisa dijaga.

Mulailah dari kebiasaan sederhana seperti melindungi kulit dari paparan UV, berhenti merokok, mengelola stres, mengonsumsi makanan bergizi, cukup tidur, memenuhi kebutuhan cairan, dan rutin bergerak.

Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian penting dari gaya hidup yang mendukung kesehatan kulit dalam jangka panjang. (**)

LAINNYA