Cegah Kecelakaan di Silayur, Dishub Siapkan Portal Pembatas Kendaraan Berat

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 09:43 12 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memasang dua portal pembatas ketinggian kendaraan di kawasan tanjakan Silayur, Kecamatan Ngaliyan. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang kerap melibatkan kendaraan berat di jalur tersebut.

Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi bersama lintas instansi, menyusul tingginya risiko kecelakaan di lokasi tersebut.

“Untuk jangka pendek, kami lakukan pembatasan kendaraan berat meskipun memiliki izin. Karena kondisi lalu lintas di sana cukup membahayakan, terutama bagi truk trailer, tronton, dan kendaraan gandeng,” ujar Danang.

Ia menjelaskan, dua portal pembatas akan dipasang di titik strategis, yakni di depan Pasar Jrakah dan di depan Kantor Sabhara. Selain itu, portal yang sebelumnya sudah terpasang di kawasan industri juga akan dioptimalkan dengan pengawasan petugas di lapangan.

Menurut Danang, portal tersebut dirancang dengan ketinggian sekitar 3,4 meter. Ukuran ini telah disesuaikan agar bus Trans Semarang masih dapat melintas, namun kendaraan berat dengan dimensi lebih besar akan tertahan.

“Ketinggian portal kami sesuaikan sekitar 3,4 meter. Bus Trans Semarang masih bisa lewat, tapi kendaraan berat yang berpotensi menyebabkan kecelakaan akan kami batasi,” jelasnya.

Dishub juga akan menerapkan sistem buka-tutup portal secara situasional. Pada malam hari, yakni pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, portal akan dibuka untuk memberikan ruang bagi distribusi logistik saat arus lalu lintas lebih lengang.

“Pada jam-jam tertentu akan kami buka, terutama malam hari, agar distribusi barang tetap berjalan tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalan lain,” tambahnya.

Kebijakan ini diharapkan mampu meminimalisir kecelakaan di tanjakan Silayur yang selama ini dikenal rawan, khususnya akibat kendaraan berat yang mengalami rem blong saat melintas di jalur menurun tersebut. (*)

LAINNYA