Pemerintah Siapkan Lahan Hunian Tetap untuk Korban Tanah Gerak Tegal Usai Tempati Huntara

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Mei 2026 22:48 13 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengunjungi warga korban bencana tanah gerak yang kini menempati Hunian Sementara (Huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Kunjungan pada momentum Iduladha 1447 H, Rabu (27/5/2026) ini, bertujuan untuk menyerahkan bantuan sapi kurban seberat 906 kg sekaligus memastikan warga mendapatkan fasilitas yang layak.

Selain mengecek fasilitas, Ahmad Luthfi juga menyempatkan diri membagikan alat tulis dan mainan untuk anak-anak. Ia bahkan dengan ramah melayani permintaan foto bersama dari warga setempat.

“Kami lakukan pengecekan dari Huntara ini untuk memastikan bahwa tidak ada komplain dari masyarakat,” kata dia.

Sebagai kilas balik, bencana tanah gerak yang melanda Desa Padasari pada Februari 2026 lalu telah merusak sekitar 900 unit rumah. Merespons situasi darurat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan pemerintah pusat bergerak cepat membangun rumah modular sebagai langkah rehabilitasi dan rekonstruksi untuk warga terdampak.

Pemerintah mendirikan kawasan Huntara tersebut di atas lahan bengkok Desa Capar seluas 47 ribu meter persegi. Saat ini, pembangunan tahap pertama telah merampungkan 456 unit rumah. Warga juga sudah bisa menikmati berbagai fasilitas pendukung yang lengkap, mulai dari aliran listrik, air bersih, masjid, sarana olahraga, balai warga, pos kesehatan, hingga taman bermain anak. Setiap modul rumah bahkan sudah memiliki toilet dan dapur masing-masing.

“Nanti kekurangannya akan ditambah, Bupati Tegal sudah menyiapkan lahan. Artinya ini negara hadir dalam rangka representasi bencana alam. Terima kasih kepada Bupati Tegal dan pemerintah pusat yang telah memitigasi pascabencana di wilayah kita ini,” katanya.

Selain meninjau fasilitas Huntara, Luthfi juga membawa kabar baik mengenai rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Pemerintah Kabupaten Tegal saat ini tengah berfokus menyiapkan lahan khusus untuk merealisasikan program tersebut.

“Huntap nanti setelah huntara, lagi disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap itu kan hak milik rumah dan tanah jadi punya warga,” jelasnya.

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah ini memberi kejutan tersendiri bagi Wasitoh, salah satu penghuni blok H5.1. Ia berkesempatan berbincang langsung dengan Ahmad Luthfi mengenai kondisi dan kelayakan fasilitas Huntara yang kini ia manfaatkan sebagai tempat tinggal sekaligus ruang untuk berjualan.

“Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, bersyukur sudah diberikan semua fasilitas ini. Senang juga bisa bertemu Pak Gubernur,” ujarnya.

Menutup perbincangan, Wasitoh menaruh harapan besar agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan hunian tetap agar ia dan sang suami bisa kembali menata hidup dengan lebih baik.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA