Pukau Warga Medan, Kota Semarang Sabet Penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya APEKSI 2026

waktu baca 3 menit
Minggu, 5 Jul 2026 14:03 43 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Kontingen Kota Semarang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan sebagai salah satu dari lima kota berpenampilan terbaik pada ajang Karnaval Nusantara. Prestasi ini mewarnai rangkaian Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026. Panitia mengumumkan penghargaan bergengsi tersebut secara resmi saat menutup pameran Indonesia City Expo di Ballroom Lantai 1 Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, pada Jumat (3/7/2026).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengungkapkan rasa bangga sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa ini. Ia menilai keberhasilan ini lahir dari kerja keras, kekompakan tim, dan totalitas seluruh anggota delegasi saat membawa nama harum Ibu Kota Jawa Tengah di panggung nasional.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan akar budaya Kota Semarang diakui secara nasional. Kita berhasil menerjemahkan tema besar ‘Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat’ lewat gerak dinamis yang tertib, kreatif, dan penuh semangat di hadapan masyarakat seluruh Indonesia,” ujarnya.

Saat mengikuti pawai budaya pada Kamis (2/7/2026), Kota Semarang tampil menggebrak dengan mengusung tema The Sparkling of Local Heroes and Culture. Kontingen Semarang sukses menyisihkan delegasi dari 98 kota lainnya se-Indonesia. Barisan peserta karnaval asal Semarang ini memukau ribuan penonton saat menyusuri rute dari Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani (Kawasan Kesawan), hingga finis di Lapangan Merdeka.

Penampilan peserta yang mengenakan kostum artistik megah ala Semarang Night Carnival sukses menyedot perhatian warga sepanjang jalanan Kota Medan. Barisan delegasi tampil sangat apik dengan memamerkan berbagai ikon akulturasi budaya khas Semarang. Mereka dengan bangga menampilkan ikon Warak Ngendog, pertunjukan Barongsai, penari berkostum merak, hingga aksi teatrikal karakter Anoman.

“Kreativitas seniman kita dalam mengemas Warak Ngendog dan karakter lokal lainnya mampu menghidupkan suasana karnaval. Keberhasilan menonjol di antara 98 kota ini menunjukkan bahwa kualitas industri kreatif dan seni pertunjukan Kota Semarang berada di level tertinggi,” kata Agustina.

Pemerintah Kota Medan selaku tuan rumah acara memiliki kriteria ketat untuk menetapkan lima kota dengan performa terbaik. Mereka menilai peserta dari aspek kesesuaian tema, tingkat kreativitas, serta ketertiban kontingen selama karnaval berlangsung. Kota Semarang akhirnya sukses membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut bersama empat kota kreatif lainnya, yakni Kota Tangerang, Kota Jambi, Kota Bandung, dan Kota Malang.

Agustina sangat berharap prestasi tingkat nasional ini mampu memantik semangat seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk terus berinovasi dalam melestarikan sekaligus mempromosikan kekayaan potensi wisata budaya Kota Semarang ke kancah yang lebih luas.

“Prestasi di Medan ini harus menjadi energi baru bagi kita untuk terus menghidupkan industri kreatif dan pariwisata daerah. Kebudayaan kita sangat kaya, dan ketika dikemas dengan disiplin serta kreativitas tinggi, Kota Semarang selalu mampu memukau Indonesia,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA