NALARMEDIA.COM – Semarang Extreme (SNEX) resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026-2029. Pelantikan jajaran pengurus berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang dan dirangkai dengan peresmian mobil komando koordinator lapangan (korlap).
Kepengurusan baru tersebut membawa sejumlah agenda pembenahan internal, mulai dari penataan administrasi organisasi, penguatan regenerasi, hingga peningkatan sinergi dengan berbagai pihak.
Di sisi lain, SNEX memastikan tetap menjadi salah satu kelompok suporter yang memberikan dukungan positif terhadap PSIS Semarang, termasuk mengawal target tim kebanggaan Kota Semarang tersebut untuk kembali berlaga di Liga 1.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan baru SNEX. Ia berharap kepengurusan periode 2026-2029 mampu membawa energi baru sekaligus membuat organisasi semakin berkembang.
“Mudah-mudahan organisasi atau pengurus yang baru ini bisa memberikan sebuah semangat baru dalam organisasi agar organisasi ini dapat berkembang lebih baik di dalam memberikan semangatnya kepada PSIS untuk PSIS lebih baik lagi ke depan,” ujar Iswar.
Menurut Iswar, keberadaan suporter memiliki peran penting dalam memberikan energi positif kepada pemain maupun manajemen klub.
Dukungan suporter, kata dia, diharapkan tidak hanya ditunjukkan melalui tribun stadion, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga citra positif klub dan Kota Semarang.
“Komunikasi, kolaborasi memang sangat dibutuhkan dalam membangun kebersamaan di Kota Semarang. PSIS adalah klub kebanggaan kita. Saya kira ini adalah milik seluruh warga Kota Semarang yang harus kita bareng-bareng membesarkannya,” katanya.

Pembina SNEX Rukiyanto Arif Budiman mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh anggota.
Menurutnya, organisasi suporter membutuhkan kekompakan agar dapat terus memberikan dukungan positif kepada PSIS Semarang.
“Harapan saya, SNEX semakin solid dan kebersamaan antaranggota terus terjaga. Dengan begitu, SNEX bisa terus menjadi bagian dari perjalanan PSIS Semarang dan memberikan dukungan terbaik untuk tim,” ujar Rukiyanto.
Ia berharap dukungan tersebut dapat ikut mendorong PSIS Semarang mencapai target kembali ke kompetisi Liga 1.
“Termasuk tentunya mendukung target PSIS Semarang agar bisa kembali berlaga di Liga 1. Saya berharap seluruh anggota SNEX bisa terus bersama-sama memberikan dukungan positif untuk PSIS,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum SNEX periode 2026-2029 Fredy Chandra P mengatakan pembenahan administrasi organisasi menjadi salah satu pekerjaan utama kepengurusan baru.
“Pertama itu paling penting adalah mengembalikan SNEX ke jalurnya yaitu menata organisasi secara administratif yang baik. Lalu kedua adalah menciptakan regenerasi-regenerasi yang aktif,” jelas Fredy.
Menurut dia, regenerasi menjadi penting agar keberlangsungan organisasi tidak hanya bergantung pada generasi yang sudah ada.
Karena itu, SNEX akan membuka ruang edukasi dan kreativitas bagi anggota, terutama generasi muda, untuk ikut aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.

Sebanyak 29 orang dilantik dalam kepengurusan SNEX periode 2026-2029. Struktur tersebut terdiri atas ketua umum hingga jajaran pengurus berbagai divisi.
Fredy mengatakan SNEX juga mempertahankan sejumlah divisi yang berkaitan dengan kegiatan sosial dan keagamaan.
“Jadi di SNEX tidak hanya tentang sepak bola. Kami juga mempunyai divisi sosial dan keagamaan,” katanya.
Selain itu, terdapat divisi kreasi yang menjadi wadah bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas.
SNEX juga membentuk divisi nonverbal yang salah satu fokusnya mencari sumber pemasukan kas organisasi melalui kegiatan di luar aktivitas sepak bola.
Pembentukan berbagai divisi tersebut diharapkan membuat organisasi semakin aktif sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi anggota untuk berkontribusi.

Fredy menegaskan SNEX akan memberikan dukungan maksimal kepada PSIS Semarang pada musim ini.
Ia menyebut dukungan terhadap PSIS menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru, terutama dalam mengawal target klub kembali ke Liga 1.
“Kalau untuk program kami, kami untuk tahun ini akan all out mendukung PSIS Semarang karena salah satu yang menunjang untuk PSIS menjadi Liga 1 adalah finansial yang utama,” ujarnya.
SNEX juga telah melakukan audiensi dengan manajemen PSIS untuk membahas perkembangan tim dan pemain.
Dalam pertemuan tersebut, SNEX menyampaikan sejumlah masukan, termasuk usulan mengenai pemain yang dinilai dapat menjadi bagian dari skuad PSIS.
Fredy memastikan komunikasi dengan manajemen akan terus dilakukan melalui audiensi lanjutan.
Menurutnya, komunikasi antara suporter dan klub penting untuk membangun dukungan yang konstruktif sekaligus menyatukan langkah dalam mencapai target bersama.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2029, SNEX menargetkan organisasi semakin tertata, solid, dan memiliki regenerasi yang aktif.
Dukungan kepada PSIS Semarang juga akan terus diperkuat dengan harapan klub kebanggaan Kota Semarang tersebut mampu kembali ke kompetisi Liga 1.(**)