Usai Penutupan MTQ Nasional XXXI, Wali Kota Semarang Pastikan Ruang Publik Kembali Bersih

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Sep 2026 12:46 0 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Selesainya gelaran penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima pada Sabtu (19/9) malam, tim kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang langsung menyisir area. Petugas mengumpulkan dan mengangkut sampah untuk memulihkan kebersihan kawasan yang menjadi pusat perhelatan sejak 11 hingga 19 September 2026 tersebut.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan setiap ruang publik yang menjadi lokasi acara berskala nasional. Pihaknya berkomitmen menata dan membersihkan kembali area Simpang Lima agar warga dapat menggunakannya kembali dengan nyaman tanpa menunggu lama.

“Ketika sebuah kegiatan selesai, pekerjaan kita belum selesai. Ruang publik yang digunakan harus segera kembali bersih dan nyaman untuk masyarakat. Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah bekerja menjaga kebersihan selama rangkaian MTQ berlangsung,” ujar Agustina.

DLH Kota Semarang menjalankan pola penanganan kebersihan secara maraton mulai dari persiapan acara hingga seremoni penutupan. Tim di lapangan membagi tugas penyapuan area, pengumpulan, hingga pengangkutan seluruh sampah secara terukur.

Pemerintah Kota Semarang mengerahkan 125 personel kebersihan yang tersebar di 12 titik lokasi kegiatan. Guna menjaga kebersihan secara nonstop, DLH membagi petugas ke dalam tiga sif kerja, di mana 18 personel khusus bersiaga mengawal kawasan utama Simpang Lima.

Untuk mempercepat proses pengangkutan sampah dari berbagai lokasi, DLH menyiagakan dua unit dump truck bersama 10 petugas armada. Tim ini bergerak cepat menyisir titik-titik kumpul sampah begitu acara pembukaan maupun penutupan usai di malam hari.

Langkah sigap ini membuat kawasan Simpang Lima langsung steril dan siap memfasilitasi aktivitas publik kembali pada esok harinya. Konsistensi petugas kebersihan ini menjaga kenyamanan warga Semarang yang hendak beraktivitas di ruang terbuka tersebut.

Di samping mengapresiasi kinerja tim kebersihan, Agustina turut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk konsisten menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Selama MTQ berlangsung, banyak ruang publik yang kita gunakan bersama. Saya mengajak masyarakat untuk ikut menjaganya dengan membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan akan lebih mudah dijaga kalau menjadi kebiasaan kita sehari-hari,” tuturnya.

Penanganan kebersihan secara terpadu ini menjadi bukti komitmen Pemkot Semarang dalam mengelola agenda besar nasional tanpa mengorbankan fungsi ruang publik. Kerja keras tim kebersihan sejak awal hingga akhir perhelatan sukses mempertahankan citra Semarang sebagai kota yang bersih, rapi, dan nyaman.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA