Spanyol Bangkit dan Libas Arab Saudi 4-0 di Piala Dunia 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 22 Jun 2026 10:48 3 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Tim nasional Spanyol tampil sangat dominan saat menghadapi Arab Saudi pada babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026. Skuad La Roja sukses membungkam perlawanan tim Elang Hijau dengan skor telak 4-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta. Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Spanyol setelah sebelumnya mereka hanya bermain imbang tanpa gol melawan tim debutan turnamen, Tanjung Verde.

Pelatih Luis de la Fuente langsung menginstruksikan anak asuhnya untuk mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal berbunyi. Keputusan ini membuahkan hasil manis karena Spanyol terus menekan Arab Saudi langsung di area sepertiga akhir pertahanan lawan. Kehadiran kembali pemain muda sensasional, Lamine Yamal, ke dalam susunan pemain utama juga langsung memberikan dampak positif bagi ritme permainan tim.

Spanyol bahkan sudah mencetak tiga gol sebelum jeda minum pertama pada pertengahan babak. Lamine Yamal membuka keran gol pada menit ke-10 setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Mikel Oyarzabal. Tidak berselang lama, giliran Oyarzabal yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses menghukum kelengahan barisan pertahanan Arab Saudi dengan melesakkan dua gol beruntun dari jarak dekat hanya dalam kurun waktu tiga menit (menit 21 dan 24).

Penyerang andalan Real Sociedad tersebut nyaris menorehkan hat-trick pada paruh pertama pertandingan. Sayangnya, satu tendangannya masih membentur mistar gawang setelah menyambar sapuan bola yang buruk, sementara satu peluang emas lainnya melenceng tipis dari sasaran.

Memasuki babak kedua, pertandingan tetap berjalan sengit meskipun de la Fuente menarik keluar kedua pencetak golnya. Arab Saudi justru harus kembali memungut bola dari gawangnya sendiri pada menit ke-49. Petaka ini bermula saat kiper Mohammed Alowais mencoba menyelamatkan tendangan voli Marc Cucurella. Sayangnya, bola pantulan tersebut membentur bek Hassan Altambakti dan masuk ke gawang sendiri.

Hasil impresif ini mengantarkan Lamine Yamal mengukir rekor individu yang luar biasa. Pada usia 18 tahun dan 343 hari, ia resmi menjadi pencetak gol termuda kedelapan sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA. Ia juga menempati posisi pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk Spanyol, tepat di belakang Gavi yang mencatatkan rekor serupa (18 tahun 110 hari) pada edisi 2022 lalu. Sementara itu, gelar Pemain Terbaik dalam laga ini jatuh ke tangan Mikel Oyarzabal.

Spanyol kini hanya membutuhkan satu poin tambahan pada pertandingan terakhir melawan Uruguay untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Di sisi lain, Arab Saudi harus segera mengatur ulang strategi mereka sebelum melakoni laga penentuan melawan Tanjung Verde.

Seusai pertandingan, Lamine Yamal membagikan pandangannya mengenai taktik tim serta momen bersejarah yang ia raih.

“Itulah rencananya, bermain setengah babak dan beristirahat, tetapi yang terpenting adalah membantu tim. Pertandingan pertama tidak benar-benar seperti kami, tetapi sekarang sudah kembali dan akan berjuang lebih keras. Hasilnya sesuai keinginan kami unggul 3-0 memungkinkan saya untuk beristirahat, jadi itu sempurna. Hasil imbang dalam pertandingan yang seharusnya kami menangkan memang menyakitkan. Itu membuat kami banyak berpikir, dan membantu menghadapi pertandingan ini persis seperti yang diinginkan. Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah mimpi. Saya menonton Piala Dunia terakhir dari ruang kelas, jadi bisa mencetak gol di sini dengan ibu dan keluarga saya di tribun adalah mimpi.”

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA