Pemprov Jateng Gelar Sidak ke Pasar Raya Salatiga untuk Pastikan Harga dan Pasokan Aman Jelang Lebaran

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 13:18 14 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meninjau aktivitas perdagangan di pasar tradisional untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap berada pada level wajar dan pasokan pangan terjaga saat mendekati Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Kegiatan dilakukan di Pasar Raya Salatiga dan swalayan setempat pada Selasa (3/3/2026).

Rombongan tim sidak yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) ‎Pemprov Jawa Tengah bersama petugas dari Pemerintah Kota Salatiga menyusuri los-los pedagang, mencatat harga komoditas, serta berbincang dengan pelaku usaha dan pembeli. Langkah ini bertujuan memantau perkembangan harga sekaligus memastikan pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, memimpin pengawasan tersebut bersama Dinas Perdagangan Kota Salatiga dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang. Menurutnya, pasar tradisional dipilih sebagai titik awal karena merupakan pusat kegiatan ekonomi harian masyarakat.

Selain mengecek harga, tim juga melakukan pengawasan produk di swalayan modern. Emmylia mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beberapa produk dengan kemasan penyok, yang dapat berpotensi memengaruhi kualitas isi barang. Produk-produk tersebut diminta untuk dikembalikan (retur) kepada pihak distributor.

Pengawasan juga mencakup produk beku frozen food, khususnya yang diproduksi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dimana produk tersebut wajib memiliki izin edar dari BPOM agar aman dikonsumsi.

Selain itu, tim memanfaatkan sidak sebagai momentum edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai bahaya penggunaan pewarna tekstil seperti rodamin B yang kerap disalahgunakan dalam jajanan. Emmylia mengingatkan bahwa makanan berwarna mencolok yang memancarkan sinar saat diuji dengan alat cek uang kuat diduga mengandung pewarna berbahaya.

Sidak pasar mendapat tanggapan positif dari pedagang dan konsumen. Seorang pedagang daging ayam menyatakan bahwa kehadiran pemerintah membantu menjaga harga tetap stabil, sementara salah seorang pembeli menilai pengawasan sangat penting terutama bagi konsumen yang kurang mengetahui tentang kualitas kemasan atau tanggal kedaluwarsa produk.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pemprov Jawa Tengah dalam menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan masyarakat menjelang Lebaran. (*)

LAINNYA
x