Groundbreaking VIP Room Adi Soemarmo, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp12,6 Miliar Percantik Gerbang Jawa Tengah

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 15:09 13 Fajrul Amien

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan VIP Room Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Adi Soemarmo di Kabupaten Boyolali, Kamis (21/5/2026).

Pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo ini bertujuan memperbarui salah satu pintu masuk utama Jawa Tengah, terutama dalam menyambut kedatangan pejabat negara dan tamu VVIP melalui jalur udara. Pasalnya, kondisi VIP Room Lanud Adi Soemarmo saat ini dinilai sudah tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kenegaraan yang terus berkembang.

Gedung VIP Room Lanud Adi Soemarmo yang baru akan dibangun dengan luas 2.013 m², atau lima kali lebih luas dibandingkan gedung lama yang hanya sekitar 400 m². Pembangunan VIP Room ini ditargetkan rampung pada Desember 2026 dengan total anggaran Rp12,6 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut, terdapat dua pintu masuk jalur udara menuju Jawa Tengah, yakni melalui Solo dan Semarang. Keduanya bahkan telah berstatus bandara internasional. Karena itu, fasilitas pendukung seperti VIP Room Lanud Adi Soemarmo perlu ditingkatkan sebagai simbol keramahtamahan sekaligus cerminan kemajuan Jawa Tengah di mata tamu luar daerah maupun mancanegara.

“Ini tidak hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo saja, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah, maka kita perbaiki. Nanti tamu negara dan tamu VVIP bisa diterima di VIP Room ini,” katanya usai peletakan batu pertama.

Luthfi menambahkan, Bandara Adi Soemarmo kini telah ditetapkan sebagai bandara internasional khusus layanan haji dan umroh. Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan TNI Angkatan Udara menjadi kunci dalam mewujudkan peningkatan fasilitas di kawasan tersebut.

“Jadi ini akan meningkatkan kegiatan kita seperti layanan haji dan umroh. Mau tidak mau ini harus kita perbaiki fasilitasnya selaras dengan perkembangan wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Sebagai salah satu gerbang udara masuk Jawa Tengah, Lanud Adi Soemarmo dan Bandara Adi Soemarmo telah terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa, menjadikannya semakin strategis sebagai simpul konektivitas wilayah.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono mengungkapkan, rencana pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo sejatinya sudah digagas sejak beberapa tahun lalu. Renovasi terakhir VIP Room Lanud Adi Soemarmo sendiri tercatat dilakukan pada 2016, sehingga fasilitasnya sudah cukup lama tidak mengalami pembaruan. Setelah melalui serangkaian koordinasi dengan berbagai pihak, pada 2023 akhirnya terjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempersiapkan pembangunan VIP Room baru.

Setelah melalui serangkaian koordinasi dengan berbagai pihak, pada 2023 akhirnya terjalin kerja sama antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempersiapkan pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo yang baru.

“Saya berterima kasih bahwa kegiatan pembangunan VIP Room ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, terima kasih atas dukungannya. Mari kita sama-sama kawal. Insyaallah akhir Desember tahun ini sudah jadi dan nanti kita resmikan penggunaannya,” kata Harjono.

Harjono menegaskan, keberadaan VIP Room yang representatif merupakan kebutuhan mendasar di setiap bandara maupun landasan udara. Menurutnya, kondisi bandara beserta seluruh fasilitasnya, termasuk VIP Room, selalu menjadi cerminan pertama identitas dan kemajuan suatu daerah di mata setiap tamu yang berkunjung.

“Solo ini salah satu pintu masuk Jawa Tengah. Kita ingin menunjukkan bagaimana Jawa Tengah dengan keramahtamahan dan budayanya. Pembangunan VIP Room untuk melayani tamu kenegaraan dan VVIP yang datang ke wilayah Jawa Tengah khususnya masuk ke Solo,” ujar Harjono.

LAINNYA