PDIP Pedurungan Panaskan Mesin Politik, Lantik 800 Pengurus untuk Rebut Kembali 5 Kursi

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 15:43 14 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Semarang terus memanaskan mesin politiknya untuk menyongsong Pemilu 2029. Partai berlambang banteng ini menggelar konsolidasi masif hingga menyentuh tingkat anak ranting di lingkup Rukun Warga (RW).

Upaya strategis ini terwujud nyata saat partai melantik sekitar 800 pengurus ranting dan anak ranting se-Kecamatan Pedurungan. Pengurus partai menyelenggarakan acara pelantikan akbar tersebut di GOR Manunggal Jati pada Minggu (9/8/2026) malam.

Acara pelantikan ini sekaligus menutup seluruh rangkaian agenda Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musran) PDIP di wilayah Kota Semarang.

Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Endro Dwi Cahyono, menegaskan bahwa penguatan struktur hingga level akar rumput ini berfungsi sebagai modal penting untuk bertarung pada Pemilu 2029. Ia meyakini partai sangat membutuhkan struktur organisasi yang kokoh sekaligus piawai membaca persoalan masyarakat secara langsung di lapangan.

“Besok harus segera turun ke bawah. Semuanya harus turun ke bawah, dekat dengan rakyat, jangan membelakangi rakyat,” kata Endro.

Endro juga menginstruksikan seluruh pengurus ranting dan anak ranting agar bergerak aktif mendengarkan keluhan warga. Para kader wajib menerjemahkan setiap aspirasi masyarakat menjadi kerja nyata yang solutif.

“Semakin sering kita turun ke bawah dan mendengarkan, tentunya ini juga akan baik terhadap persepsi publik. Mau 2029 atau kapan pun, kita harus selalu turun dan dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Selain merapatkan barisan, konsolidasi struktur ini juga menjadi langkah strategis PDIP Kota Semarang untuk mengembalikan perolehan kursi legislatif yang sempat merosot pada perhelatan Pemilu 2024 lalu.

Endro mematok target merebut kembali lima kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Semarang yang mencakup Kecamatan Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk. Ia menilai target tersebut masih sangat realistis.

“Saya kira target lima kursi adalah yang masuk akal. Semoga bisa lebih,” katanya.

Ia sangat yakin kehadiran pengurus hingga tingkat anak ranting ini akan memudahkan partai dalam menyerap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Struktur yang kuat dari ranting hingga anak ranting membuat kami semakin sering turun ke bawah. Kami bisa lebih sensitif terhadap segala permasalahan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat, lalu menjadi bagian dari solusi,” ujar Endro yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah.

Kecamatan Pedurungan memang mendapat perhatian khusus karena memiliki struktur organisasi yang cukup gemuk. Ketua PAC PDIP Pedurungan, Rahmulyo Adi Wibowo, menjelaskan bahwa partai kini telah membentuk kepengurusan hingga tingkat RW yang jumlahnya mencapai 181 RW. Nantinya, setiap anak ranting akan berisi sekitar lima pengurus, sementara kepengurusan ranting tingkat kelurahan beranggotakan sekitar sembilan orang.

“Kalau kita ingin menang, kita harus punya kaki dan tangan di tingkat bawah. Struktur partai sampai tingkat RW ini menjadi bagian dari penguatan tersebut,” kata Rahmulyo.

Rahmulyo menambahkan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah persiapan partai menghadapi berbagai tahapan Pemilu 2029. Ia berharap pembentukan struktur ini membuat para kader jauh lebih siap saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar proses verifikasi peserta pemilu.

“Ini bagian dari proses pemanasan. Ketika nanti KPU mensyaratkan verifikasi terhadap peserta Pemilu 2029, PDIP Perjuangan sudah siap,” ujarnya.

Selaras dengan arahan DPC, Rahmulyo juga bertekad kuat mengembalikan perolehan kursi PDIP di Dapil 2. Sebagai catatan, PDIP sukses mendulang lima kursi dari dapil tersebut pada Pemilu 2019, namun perolehannya menurun pada ajang Pemilu 2024.

“Kami punya target dan keinginan kuat mengembalikan kursi PDIP Perjuangan di Dapil 2 ini menjadi lima kembali,” tegasnya.

Menurut pandangan Rahmulyo, kehadiran 800 pengurus baru di wilayah Pedurungan ini menyuntikkan kekuatan segar untuk memperluas jangkauan kerja politik partai. Banyak di antara mereka merupakan kader yang dulunya giat bergerak sebagai relawan. Ia sangat berharap integrasi para relawan ke dalam struktur resmi partai ini mampu menumbuhkan rasa memiliki sekaligus mempererat ikatan emosional organisasi.

“Harapannya mereka memiliki rasa memiliki, ada ikatan dan bonding yang terbangun. Dengan begitu mereka bisa bergerak tanpa harus selalu menunggu perintah,” katanya.

Meskipun peta persaingan politik semakin ketat dengan kemunculan berbagai partai baru, Rahmulyo menegaskan bahwa strategi utama PDIP tetap tidak berubah. Ia sangat meyakini bahwa kedekatan kader dengan masyarakat tetap menjadi kunci utama pemenangan partai.

“Strategi kita sederhana. Dari tahun ke tahun, dari setiap pemilu, bantu masyarakat dan jangan pernah memunggungi rakyat. Sudah, selesai,” ujarnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA