PMII Rayon Dakwah Gelar Diskusi Pengantar Ilmu Sosial, Bangun Daya Kritis Mahasiswa

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Apr 2026 19:30 28 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan Baca, Tulis, dan Diskusi bertema “Pengantar Ilmu Sosial” pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Dakwah Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB, dengan diikuti kader dan mahasiswa secara antusias.

Hadir sebagai pemateri, Sahabat Yahya Muhaimin, yang menyampaikan pentingnya ilmu sosial sebagai fondasi berpikir bagi mahasiswa, khususnya kader PMII. Menurutnya, pemahaman terhadap ilmu sosial menjadi bekal penting untuk membaca realitas, menganalisis persoalan, dan merumuskan solusi atas berbagai dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan, pertanyaan, serta pertukaran gagasan dari para peserta. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat kader dalam memperdalam wawasan keilmuan sekaligus memperkuat tradisi intelektual di lingkungan PMII.

Koordinator Biro Rumah Ide PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang, Faris, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membangun kembali daya kritis mahasiswa yang belakangan dinilai mengalami penurunan. Menurutnya, mahasiswa sebagai agent of change harus tetap menjaga nalar kritis dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

“Daya kritis mahasiswa saat ini perlu terus diasah. Melalui forum diskusi seperti ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya melahirkan gagasan, tetapi juga solusi. Mahasiswa adalah agent of change, sehingga sudah seharusnya memiliki sikap kritis terhadap realitas di sekitarnya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan menghadirkan tema-tema yang relevan dan aktual. Dengan demikian, tradisi membaca, menulis, dan berdiskusi dapat semakin mengakar di kalangan kader maupun mahasiswa secara luas.

Melalui kegiatan ini, PMII Rayon Dakwah menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader yang intelektual, progresif, serta mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

LAINNYA