Gubernur Jateng Dorong Kadin Ambil Peran Strategis Tekan Kemiskinan Ekstrem

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 11:29 11 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk berperan aktif dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui kolaborasi lintas sektor.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal dan silaturahmi Kadin Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Kamis (16/4/2026). Dalam kesempatan itu, Luthfi menekankan bahwa angka kemiskinan di Jawa Tengah yang saat ini berada di kisaran 9,39 persen harus terus ditekan dengan kerja bersama berbagai pihak.

Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat sekaligus, mulai dari kebutuhan dasar hingga layanan pendidikan dan kesehatan.

Ia menjelaskan, upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh, seperti memperbaiki kondisi tempat tinggal, memastikan kecukupan pangan, meningkatkan akses layanan kesehatan, serta menjamin pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah menjalankan sejumlah program konkret. Pada sektor perumahan, sebanyak 17 ribu rumah tidak layak huni telah diperbaiki sepanjang 2025. Sementara di bidang kesehatan, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) digulirkan untuk menjangkau masyarakat di desa yang belum tersentuh layanan medis spesialis.

Selain itu, gubernur juga mendorong Kadin untuk mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar lebih tepat sasaran, khususnya dalam membantu masyarakat miskin ekstrem di seluruh kabupaten/kota.

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung program pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Kadin siap menjadi mitra strategis dalam mendorong berbagai program, termasuk dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. (*)

LAINNYA